Monday, March 17, 2014
Piyu Garap Film "Aku Cinta Kamu"
Untuk pertama kalinya, musisi Piyu merasa kesulitan saat mengembangkan kreativitasnya di luar karya musik.
Ia terlibat dalam industri hiburan dan baru saja menyelesaikan film pertama yang diproduserinya sendiri berjudul Aku Cinta Kamu.
Pemilik nama asli Satrio Yudi Wahono itu menggarap sebuah produksi film sebagai sutradara sekaligus music director untuk lagu di film omnibus yang menceritakan empat perspektif tentang cinta.
”Memulai sesuatu hal yang baru, diluar area bidang profesi saya sangat menantang khususnya film production. Saya benar-benar merasakan yang namanya jungkir balik dan lika-likunya dunia film. Ini menjadi suatu pengalaman tersendiri,” katanya usai press screening film Aku Cinta Kamu di XXI Epicentrum, Jakarta,Selasa (4/3).
Piyu pun menjadi salah satu aktor untuk salah satu judul filmnya Jernih. Demi mewujudkan cita-citanya, Piyu menggandeng langsung tiga sutradara lainnya, yaitu Acha Septriasa (Firasatku), Fajar Nugros (Cinta Itu Adalah), dan Fajar Bustomi (Sakit Hati).
Film Omnibus itu terinspirasi dari empat lagu ciptaan Piyu untuk debut album solonya. Masing-masing cerita mengisahkan kisah cinta yang berbeda-beda, mulai dari rasa cemburu, cinta berlebihan, patah hati sampai cerita cinta yang berbeda status sosial.
”Sebenarnya musik dan film bagian yang tak terpisahkan dari saya yang penggemar film. Mungkin sebagian besar waktu saya habiskan dengan nonton film karena menginspirasi menciptakan sebuah lagu. Saya juga tak kesulitan memilih lagu-lagu yang tepat untuk karya film ini,” ungkap sang gitaris Padi itu.
Piyu ingin lagu-lagunya yang menginspirasi sebuah karya film. Saking banyak pilihan lagu karyanya, ia sempat bingung mengangkatnya menjadi cerita film. Sementara film itu akan serentak diputar di bioskop pada 6 Maret 2014.
"Idenya sendiri memang saya ingin bikin film dari lagu. Karena kalau lagu yang dijadikan film itu ’kan terbatas jadi video klip. Kalau ini pengembangannya luas. Bagaimana melihat cinta dari empat pandangan yang berbeda-beda,” ucap dia.
Sutradara Acha Septriasa mengangkat Firasatku dari lagu ciptaan Piyu yang dinyanyikan Inna Kamarie, dan Randy Pandugo. Sementara itu, Sakit Hati dari lagu ciptaan Piyu yang dinyanyikan Kotak.
Sutradara Fajar Nugros ingin menciptakan obsesi cinta yang tidak terduga dalam Cinta Itu Adalah.
Sedangkan Piyu mengawali debutnya sebagai sutradara komedi cinta yang cerdas untuk Jernih, dari lagu ciptaannya yang dinyanyikan Wafda Volume
Leave a coo=mmet
Subscribe to:
Post Comments (Atom)







0 comments:
Post a Comment